Fahri Hamzah Tentang Presidential Threshold 20 Persen: Rakyat Berantem Beneran, Netizen: Kan Ada Andil Antum

19 Desember 2021, 19:05 WIB
Fahri Hamzah ikut mengkritisi presidential thershold 20 persen. /Instagram/@fahrihamzah/

SEPUTARTANGSEL.COM - Politisi yang juga mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2014-2019, Fahri Hamzah ikut bersuara tentang presiden presidential threshold (PT) 20 persen.

Senada dengan banyak tokoh lain di luar DPR, Fahri Hamzah mendukung turunnya angka presidential threshold 20 persen.

Menurut Fahri Hamzah yang kini merupakan politisi Partai Gelora, Presidential Threshold 20 persen membuat rakyat berantem beneran, sementara di atas sudah selesai.

Baca Juga: Prabowo Sebut Presidential Threshold Lelucon yang Menipu Rakyat, Rocky Gerung: Menteri Jokowi Sebentar Doang

"PT 20 persen mempermudah elite mengatur sandiwara pemilu, supaya siapa pun yang menang ya dia-dia juga," ujar Fahri Hamzah sebagaimana dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @Fahrihamzah, Minggu 19 Desember 2021.

"Rakyat berantem beneran. Sampai sekarang belum kelar. Sementara dia berantem pura-pura ternyata," sambung Fahri Hamzah.

Cuitan Fahri Hamzah, sebenarnya dibenarkan oleh netizen. Namun, mereka membalikkan pernyataan kepada pribadinya. Menurut mereka, PT dulu dibuat semasa Fahri Hamzah masih menjadi Wakil Ketua DPR RI. Bahkan, dia pula yang bersikeras mengesahhkan dengan aturan tersebut.

Baca Juga: Refly Harun Gugat Presidential Threshold ke MK, Didukung Fadli Zon: Semangatnya Mempermudah, Bukan Mempersulit

"Mau nanya, Pak. Pas pengesahan PT 20 persen kemarin, Anda sebagai Wakil Ketua DPR kenapa nggak walk out ngikutin wakil ketua lainnya? Malah bertahan dengan Ketua DPR Banovanto dan berdua mengesahkannya?" ucap @Udin47386463.

"Waduuuh, Om @Fahrihamzah kok lucu bungits ya? Aturan PT 20 persen itu kan ada andil antum saat masih bercokol di Senayan dengan Pekaes-nya. Masa antum sudah lupa, sih? tanya @anjanibanjar.

Perlu diketahui, presidential threshold adalah ambang batas kursi partai ada di DPR RI. Dengan PT 20 persen, berarti hanya partai sendiri atau gabungan yang memperoleh angka tersebut yang dapat mencalonkan presiden.

Baca Juga: Para Buzzer Bakal Calon Presiden Disarankan Bersatu Serang Aturan Presidential Threshold

Secara otomatis, hanya PDIP yang saat ini mempunyai hak mengajukan calon presiden. Partai lain yang mempunyai keterwakilan kurang dari 20% harus berkoalisi satu dengan lainnya atau bergabung ke PDIP.

Aturan PT 20 persen sendiri baru disahkan pada tahun 2009 dan sudah berlaku selama 3 periode pemilihan presiden. Sebelumnya PT hanya 4 persen. *** 

Editor: Taufik Hidayat

Tags

Terkini

Terpopuler