Tsunami Covid-19 di India Memburuk dan Lampaui 20 Juta Kasus, Ahli Prediksi Krisis Akan Semakin Mengerikan

4 Mei 2021, 13:22 WIB
Kasus covid-19 di India semakin mencekam setelah terdapat lonjakan kasus harian covid-19. /Reuters

SEPUTARTANGSEL.COM - Tsunami Covid-19 di India semakin memburuk. Hingga hari ini, Selasa, 4 Mei 2021, total kasus Corona di negara tersebut sudah melampaui 20 juta kasus.

Selain itu, angka kematian akibat Covid-19 juga dilaporkan telah melampaui angka 220.000. Bahkan, angka-angka tersebut diprediksi masih lebih rendah dibandingkan dengan angka sebenarnya.

Seorang ahli memperingatkan, krisis kesehatan di negara berpenduduk hampir 1,4 miliar itu akan semakin mengerikan pada minggu-minggu berikutnya.

Baca Juga: Novel Baswedan Dikabarkan Dipecat dari KPK, Benny K Harman: Kalau Benar Jokowi Langgar Janji Revolusi Mental

Fasilitas kesehatan yang sangat terbatas membuat orang-orang di India sekarat, tumpukan kayu yang dibakar untuk kremasi pun menjadi pemandangan malam yang lazim di negara itu.

Kebijakan pemerintah yang mengizinkan sejumlah acara yang mengakibatkan kerumunan massal seperti kegiatan keagamaan dan demonstrasi politik, serta adanya mutasi varian virus baru digadang-gadang menjadi penyebab parahnya krisis kesehatan di negara itu.

Per hari ini, Kementerian Kesehatan setempat melaporkan setidaknya ada 357.229 kasus harian baru dalam 24 jam terakhir dan 3.449 kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Ditemukan Pelanggaran, Menag Yaqut Minta Jajarannya Perketat Pengawasan Prokes di Rumah Ibadah

Meski krisis semakin parah, namun otoritas setempat justru percaya bahwa keadaan akan membaik dalam beberapa hari mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Ashis Jha, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Brown, Amerika Serikat.

"Saya telah mencoba mengatakan kepada mereka, 'Jika semuanya berjalan dengan baik, segalanya akan menjadi mengerikan selama beberapa minggu ke depan. Dan itu mungkin lebih lama lagi.'" kata dr. Ashis Jha, dilansir Seputartangsel.com dari AP News.

Baca Juga: Novel Baswedan Tak Lulus Wawasan Kebangsaan, Ferdinand Hutahaean: Pecat dari KPK

Jha menyarankan agar pemerintah India perlu melakukan penutupan yang ditargetkan, lebih banyak melakukan pengujian, mewajibkan penggunaan masker, hingga pembatasan sosial.

Menurutnya, beberapa cara tersebut dapat menghentikan tsunami Covid-19 di India.

Kini, India sedang menghadapi tantangan yang berat. Hal ini juga diperparah dengan pelaporan data yang tidak aktual dan transparan.

Baca Juga: Gus Miftah Orasi di Gereja, Gus Umar Hasibuan: Masih Banyak Masjid dan Mushola yang Belum Terjamah Mubaligh

Sementara itu, Pengadilan Tinggi New Delhi mulai mengambil tindakan dengan mulai menghukum pejabat pemerintah jika pasokan oksigen yang dialokasikan ke rumah sakit tidak terkirim.***

Editor: Harumbi Prastya Hidayahningrum

Tags

Terkini

Terpopuler