POPULER HARI INI: La Nina Mengintai, Deal Omnibus Law di Malam Minggu Hingga Starter Pack Bamsoet

5 Oktober 2020, 08:20 WIB
Analisis dan prediksi Enso pemutakhiran dasarian III September 2020. /Foto: BMKG/

SEPUTARTANGSEL.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan, anomali La Nina seiring dimulainya musim hujan pada bulan Oktober ini berpotensi menjadi pemicu bencana, seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG melaporkan, hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La Nina sedang berkembang.

Indek Enso (El Nino - Southern Oscillation) menunjukkan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik tengah dan timur dalam kondisi dingin selama enam dasarian terakhir dengan nilai anomali telah melewati angka -0.5°C, yang menjadi ambang batas kategori La Nina.

Baca Juga: Video Viral Mobil Dinas TNI AD, Hari Ini Puspomad Akan Periksa Ahon dan Purnawirawan

Berita ini merupakan salah satu dari tiga artikel terpopuler di kalangan pembaca Seputartangsel.com pada Minggu 4 Oktober 2020 kemarin.

Berikut ulasan selengkapnya.

1. BMKG: Waspada La Nina Mengintai Indonesia, Ini Wilayah Terdampak

Dasarian adalah satuan waktu meteorologi, yang lamanya adalah sepuluh hari.

Baca Juga: Setelah Manchester United, Giliran Liverpool Dicukur Habis Aston Villa 2-7

Istilah ini adalah gabungan dari dua kata: "dasa" dan "harian", serta dipakai untuk menghindari kekacauan dengan dekade yang dalam bahasa Indonesia berarti satuan waktu sepuluh tahun.

Perkembangan nilai anomali suhu muka laut di wilayah tersebut masing-masing adalah -0.6°C pada bulan Agustus, dan -0.9°C pada bulan September 2020.

Baca selengkapnya: BMKG: Waspada La Nina Mengintai Indonesia, Ini Wilayah Terdampak

2. Malam Minggu, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Omnibus Law Cipta Kerja, PKS dan Demokrat Menolak

Gelar Rapat Kerja pengambilan keputusan tingkat I, pada Sabtu 3 Oktober 2020 hingga tengah malam, Badan Legislasi DPR dan pemerintah menyepakti Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga: Full Time: Manchester United Dicukur Habis Tottenham 1-6

Kedua pihak menyetujui RUU Cipta Kerja bisa disahkan sebagai Undang-Undang (UU) pada Rapat Paripurna DPR RI selanjutnya, yakni pada Kamis 8 Oktober 2020.

"RUU Cipta Kerja disetujui untuk pengambilan keputusan di tingkat selanjutnya," kata Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Atgas yang memimpin rapat kerja.

Baca selengkapnya: Malam Minggu, DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Omnibus Law Cipta Kerja, PKS dan Demokrat Menolak

3. Menengok Starter Pack ala Ketua MPR Bambang Soesatyo

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) ternyata memiliki starter pack sebelum memulai aktivitasnya.

Baca Juga: Kasus Oknum Sipil Gunakan Mobil Dinas TNI AD, Puspomad: Pinjam Pakai tak Langgar Aturan

Politisi Golkar yang akrab disapa Bamsoet ini dikenal juga sebagi politisi yang tajir melintir.

Selain kolektor mobil mewah, dia juga dikenal sebagai ketua Komunitas Motor Besar Indonesia yang sering melakukan touring nusantara.

Baca selengkapnya: Menengok Starter Pack ala Ketua MPR Bambang Soesatyo ***

Editor: Sugih Hartanto

Tags

Terkini

Terpopuler