Novia Widyasari Mahasiswa yang Ditemukan Meninggal di Samping Makam Ayahnya, Ternyata...

4 Desember 2021, 15:51 WIB
Makam Novia Widyasari, mahasiswa yang diduga bunuh diri diri ditemukan di samping makam ayahnya /Twitter @mantuku/

SEPUTARTANGSEL.COM- Kejadian mengenaskan dialami seorang mahasiswa yang ditemukan meninggal tergeletak di samping makam ayahnya di tempat pemakamam Islam (TPI) Dusun Sugihan, Japan, Sooko Mojokerto, Jawa Timur pada 2 Desember 2021. 

Awalnya mahasiswa ini diduga bunuh diri lantaran Polisi menemukan cairan di dalam botol yang diduga racun. 

Akan tetapi belakangan beredar kabar curhatan dan tulisan mahasiswa yang diketahui bernama Novia Widyasari ini ke seorang temannya yang kemudian membuat taggar #SAVENOVIAWIDYASARI trending di twitter pada 4 Desember 202. 

Dari percakapan yang diunggah tersebut diketahui korban melakukan bunuh diri bukan karena depresi ayahnya meninggal. 

Baca Juga: Rudi S Kamri Muak Doddy Sudrajat Sebut Mayang Bakal Dapat Warisan: Aneh Bin Ajaib, Sudah Muka Tembok Kali Ya

Tetapi Novia Widyasari mengalami perkosaan oleh pria yang disebut pacarnya yang juga anggota Polisi. 

Percakapan yang diunggah akun @eponinthenard dari tangkapan layar  twitter @belowsz yang menyebutkan dirinya teman dekat Novia Widyasari. 

Cuitan tersebut mengungkap percakapannya dengan Novia sebelum kejadian bunuh diri. 

"Kronologi penyebab utama korban bunuh diri. Berikut chat NW ke AN, Sabtu 20 November 2021 jam 17.32 dia chat dengan kata-kata.
[17.32.05] Novia Mjk : aku pgn crito (Aku pengen cerita)
[17.32.08] Novia Mjk : tp bingung teko ndi (Tapi bingung darimana)
[17.32.11] Novia Mjk : pgn telfon," unggahan di twitter tersebut. 

"Akhirnya langsung AN telpon. Dia menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R (kekasihnya NW), lalu diberi obat & dipaksa meminum obat itu, setelah itu dia tertidur. Sekitar setelah 4 bulan kejadian ini dia menyadari bahwa dia hamil, dan langsung lapor ke R."

Baca Juga: Michael Carrick Tinggalkan Manchester United, Cristiano Ronaldo: Mari Kita Mulai

"R mengetahui hal itu selalu membujuk untuk menggugurkan tetapi korban enggan melakukannya, sampai pada akhirnya tidak ada kejelasan dari R, korban akhirnya melaporkan kepada orang tua R."

"Dan akhirnya korban diajak makan bersama dengan R dan kedua orang tua R. Saat itu keluarga R berbicara bahwa akan bertanggung jawab, setelah pulang dari tempat makan mengajak korban untuk pulang ke rumah dan membicarakan dengan ibu korban."

"Sesampainya di rumah korban, orang tua R menyampaikan hal yang sangat berbeda jauh. To the point ' Bu mohon maaf kalau R dan NW belum bisa jika secepatnya ke jenjang serius karena posisi R masih punya kakak yang belum menikah, dan R pun masih awal jadi P*lisi."

"(Dalam kondisi ibu korban belum mengetahui kondisi korban dan apa maksud yang dibicarakan orang tua R). Esoknya rumah si korban tiba-tiba seperti dilempar bom (hanya suara saja) dan tiba-tiba mati lampu tapi hanya di rumah korban saja tidak dengan rumah di sekitarnya, dan itu berlangsung 2 hari," cerita unggahan tersebut.

Baca Juga: MUI dan Arab Saudi Pasang Badan Minta Eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Dibebaskan dari Penjara? Begini Faktanya

Sontak unggahan itu pun membuat netizen membanjiri empatinya kepada Novia Widyasari. Termasuk Kokok Herdhianto Dirgantoro Juru Bicara PSI melalui akunnya @kokokdirgantoro. 

"Halo teman2 semua. Saya kesulitan menemukan akses bertemu Ibu dari almarhumah Novia Widyasari. Jika ada yg memiliki akses kepada beliau/penasehat hukumnya/dll, mohon sekali agar saya diperbolehkan menghubungi beliau. Semoga beliau berkenan," cuitannya pada 4 Desember 2021. ***

 

Editor: Tining Syamsuriah

Tags

Terkini

Terpopuler