Rizal Ramli Sebut Kasus Ferdy Sambo Awal Revolusi Rakyat Digital: Impactnya Dahsyat Sekali karena...

- 27 Agustus 2022, 07:01 WIB
Rizal Ramli menyebut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J adalah awal revolusi rakyat secara digital
Rizal Ramli menyebut kasus pembunuhan terhadap Brigadir J adalah awal revolusi rakyat secara digital /Foto: Tangkap layar YouTube Fadli Zon Official/

Lebih lanjut, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu menyebut kasus Ferdy Sambo sebagai gejala 'Samboisme', karena memiliki beberapa dimensi pembunuhan di dalamnya.

"Ini pembunuhan sadis, terencana, penghapusan barang-barang bukti secara sistematis," tuturnya.

Rizal Ramli juga berharap kasus Ferdy Sambo dapat membongkar lebih jauh terkait problematika Satuan Tugas Khusus (Satgassus) dalam Polri, termasuk aliran dana di dalamnya.

"Harus dibuka polanya, dipertanggungjawabkan karena kalau enggak betul-betul ini kegiatan mafia di dalam polisi," ujarnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ajukan Banding Setelah Dipecat dengan Tidak Hormat, Ali Syarief: Paham Benar Soal Hukum

"Kita benahin demokrasi kita, kita bersihkan polisi, hapuskan multifungsi dari pada Polri," tambahnya.

Teranyar, Ferdy Sambo telah dijatuhkan sanksi berupa pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri.

Pemecatan Ferdy Sambo itu diumumkan dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang berlangsung sejak Kamis, 25 Agustus 2022 hingga Jumat, 26 Agustus 2022 dini hari.

Ferdy Sambo dipecat tidak dengan hormat karena dianggap melanggar kode etik kepolisian, yaitu membuat skenario bohong dan menghalang-halangi penyidikan kasus Brigadir J.***

Halaman:

Editor: H Prastya


Tags

Terkait

Terkini

x