WhatsApp dan Sejumlah Aplikasi Terancam Diblokir Kominfo, Zara Zettira: Lets Wait and See

- 19 Juli 2022, 16:02 WIB
Google dan sejumlah aplikasi lain terancam diclokir Kominfo
Google dan sejumlah aplikasi lain terancam diclokir Kominfo /Foto: Pixabay/ Pixelkult//

SEPUTARTANGSEL.COM - Sejumlah aplikasi media sosial yang banyak dipakai di Indonesia, seperti Google, WhatsApp, Instagram, Twitter, dan Facebook terancam diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Pegiat media sosial sekaligus penulis, Zara Zettira menyoroti rencana pemblokiran sejumlah aplikasi media sosial tersebut.

Bahkan, Zara Zettira menghitung kapan pemblokiran mungkin akan dilaksanakan.

Baca Juga: Kominfo Ancam Blokir Whatsapp, Instagram, Twitter dan Facebook Per 20 Juli, Ini Alasannya

"Kalok ngitung sejak tanggal berita ini published 16 July 2022 H-14. Berarti besok 20 July 2022 uda gada lagi apps2 itu," kata Zara Zettira dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @zarazattirazr, Selasa 19 Juli 2022.

Berdasarkan perhitungannya tanggal 20 Juli 2022 seharusnya WhatsAppa dan sejumlah aplikasi media sosial lain diblokir. Akan tetapi, Zara Zettita tidak yakin. Dia mengatakan akan menunggu dan melihatnya (wait and see).

"Lets wait and see OMDO apa NYATA," pungkas Zara Zettira.

Berdasarkan penelusuran, Kominfo memang berencana akan memblokir beberapa platform media sosial. Hal itu dikarenakan perusahaan tidak mendaftar ulang sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) di Indonesia.

Baca Juga: Dirjen IKP Kominfo: Humas Pemerintah Harus Sigap Mitigasi Isu Krisis Komunikasi

Daftar ulang dimaksudkan untuk menjaga ruang digital di Indonesia.

Meskipun demikian, ternyata pemblokiran tidak langsung dilaksanakan setelah tanggal 20 Juli 2022.

Semua PSE yang tidak mendaftar ke sistem Online Single Submission Tisk Based Approach (OSS RBA), nantinya akan diberi teguran terlebih dahulu. Bila tidak menghiraukan teguran, barulah PSE akan diberi denda hingga yang terakhir pembolkiran.

"Ada tiga tahapannya. Pertama teguran, kedua denda, dan ketiga adalah pemblokiran," ujar Direktur  Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangarepan saat konferensi pers di Kantor Kominfo, dikutip SeputarTangsel.Com dari Antara, Selasa 19 Juli 2022.

Baca Juga: Kemenkominfo Ancam Blokir Google, WhatsApp, Netflik, Instagram, Teguh Aprianto: Tiga Pasal Bakal Jadi Masalah

Sebelum tenggat waktu pendaftaran, Kominfo juga akan melakukan peninjauan. 

"Tanggal 21-nya kita sudah harus me-review dan mereka yang tidak mendaftar akan kena sanksi. Sanksi terberatnya adalah pemblokiran," tambah Semuel. ***

Editor: Taufik Hidayat


Tags

Terkait

Terkini