Siti Anizah Klaim Jadi Korban Kekerasan Seksual Petinggi Partai, Gus Umar: Siapakah yang Dimaksud Artis Ini?

17 Maret 2022, 05:49 WIB
Gus Umar respons pengakuan artis Siti Anizah yang mengaku jadi korban pelecehan seksual petinggi partai /Instagram/@umarhasibuan75/

SEPUTARTANGSEL.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan atau Gus Umar merespons sebuah kabar tidak mengenakkan yang menimpa salah seorang artis, yaitu Siti Anizah.

Gus Umar menanggapi sebuah pemberitaan yang mengungkapkan pengakuan Siti Anizah yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual.

Tidak main-main, Siti Anizah menyebut bahwa pihak yang melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap dirinya merupakan salah seorang pimpinan partai besar di Indonesia.

Baca Juga: Akun Quweenjojo di Twitter yang Tuduh Gofar Hilman Pelecehan Seksual Minta Maaf dan Akui Delusi Melalui Video

Selain itu, Siti Anizah juga menyebutkan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap dirinya juga merupakan seorang pendiri dan menjabat sebagai ketua umum organisasi masyarakat dakwah.

Gus Umar pun kembali menanyakan soal petinggi partai yang tega melakukan tindak kekerasan seksual terhadap Siti Anizah.

Hal itu disampaikan oleh Gus Umar melalui cuitan akun Twitter miliknya pada Rabu, 17 Maret 2022.

Baca Juga: Petenis Olimpiade China Peng Shuai Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual Terhadapnya

"Siapakah petinggi partai yg dimaksuh artis ini? @maman1965," tanya Gus Umar yang dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Twitter @UmarHasibuann_7 pada Kamis, 17 Maret 2022.

Sebelumnya, pengakuan dari Siti Anizah tersebut diketahui melalui unggahan Instagram Story miliknya.

Baca Juga: Pelapor Kasus Pelecehan Seksual di Bekasi Minta Maaf, Alissa Wahid: Jangan Terjebak Euforia Massa

"Bagaimana pendapat kalian seseorang pemimpin salah satu (bagian) partai besar di Indonesia adalah pelaku kekerasan atau pelecehan seksual? Dan seorang pendiri menjabat ketua umum Organisasi Masyarakat dakwah," ujar Siti Anizah.

"Siapa korbannya? Aku," tambahnya.***

Editor: Dwi Novianto

Tags

Terkini

Terpopuler