Ada Covid dan Corona, Lembang Park and Zoo Makin Ramai Pengunjung

- 7 Juli 2020, 09:34 WIB
Binturung yang dinamai Covid dan Corona di KBB.*
Binturung yang dinamai Covid dan Corona di KBB.* /Pikiran-Rakyat.com/Cecep Wijaya Sari/

SEPUTARTANGSEL.COM - Kebun binatang di Kabupaten Bandung Barat, Lembang Park and Zoo dibuka kembali setelah tutup selama tiga bulan karena pandemi Covid-19.

Pengunjung juga mulai ramai berdatangan ke objek wisata di kawasan Lembang tersebut. Namun, pemerintah setempat hanya mengizinkan objek wisata tersebut menerima 50 persen dari kapasitas maksimal atau sekitar 5.000 pengunjung per hari.

Di tengah kegembiraan warga kembali berwisata, mereka juga bergembira dengan kedatangan keluarga baru di kebun binatang tersebut, yakni sepasang bayi binturung (arctictis binturong).

Baca Juga: Mulai Hari Ini, ASN UIN Jakarta Kembali Work from Office

Yang unik, kedua binturung yang lahir pada 14 Mei 2020 itu diberi nama Covid dan Corona lantaran lahir di tengah kondisi pandemi.

 

"Untuk mengingat momen ini kita kasih nama Covid untuk bayi binturung jantan dan Corona untuk bayi binturung betina. Mereka lahir saat kita tutup akibat pandemi," ujar Manager Operasional Lembang Park and Zoo, Iwan Susanto sebagaimana dikutip Seputartangsel.com dari Pikiran Rakyat, Minggu 5 Juli 2020.

Baca Juga: POPULER HARI INI: Sampai Kapanpun Ahok Tak Bisa Jadi Menteri Hingga Jatim 'Juara' Corona

Iwan menuturkan, dengan kelahiran sepasang binturung itu, jumlah koleksi binturung di kebun binatang tersebut kini menjadi 12 ekor. Hal ini menambah keanekaragaman satwa di kebun binatang berkonsep taman tersebut.

Binturung adalah satwa yang hidup di daerah hutan tropis hijau, hutan daratan rendah primer dan sekunder dengan padang rumput. Satwa tersebut biasanya hidup 18-25 tahun.

Artikel ini telah tayang di Pikiran-rakyat.com dengan judul: Si Covid dan Si Corona, Kebun Binatang di Kabupaten Bandung Barat Ini Kehadiran Keluarga Baru

"Binturung ini satwa yang dilindungi asal Jawa. Mereka terancam punah. Karena termasuk langka, tidak boleh dipelihara oleh perseorangan di rumah,” katanya.

Binturung biasanya mengonsumsi mamalia kecil, burung, ikan, cacing tanah, serangga, hingga buah-buahan.

Iwan mengungkapkan, meski telah dibuka kembali, Lembang Park and Zoo tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, seperti menyediakan hand sanitizer, mewajibkan penggunaan masker bagi pengunjung dan petugas, serta tetap menjaga jarak.

Baca Juga: Wanita Penjaga Kebun Binatang Zurich di Swiss Tewas Diserang Harimau Siberia

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan instruksi pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Iwan.

Lembang Park and Zoo, jelas Iwan, kini tengah fokus menambah koleksi satwa. Saat ini di kebun binatang dengan luas 20 hektar ini terdapat 550 satwa. Di antaranya, landak jawa, burung unta, dan berbagai jenis burung. ***

Editor: Sugih Hartanto

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x