Kerja Sama Kemnaker dan KemenPDTT Bangun 1.000 Sarana Sanitasi di Jawa Tengah

- 19 Oktober 2020, 22:21 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (kemnaker) Ida fauziyah saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan padat karya di desa Linggosari, Pakalonga, Minggu 18 Oktober 2020. /Foto: Instagram @kemnaker/

SEPUTARTANGSEL.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemen PDTT) membangun 1.000 sarana sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK (mandi, cuci, kakus) di desa-desa.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan aspek kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan yang dibutuhkan masyarakat khususnya di pedesaan.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap kepada aparat desa dan masyarakat untuk menjaga fasilitis yang diberikan oleh pemerintah. 

Baca Juga: Breaking News: Gegara Covid-19, Timnas Indonesia U-19 Batal Lawan Bosnia! Ini Penggantinya

Baca Juga: Mau Lengserkan Jokowi? Ini Pesan dari Purnawirawan Perwira Tinggi TNI

"Tentu saya berharap dengan bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah ini, perlu adanya partisipasi aktif dari aparat desa dan masyarakat desa, guna menjaga fasilitas ini," kata Ida saat secara simbolis melakukan penyerahan bantuan padat karya di Desa Linggoasri, Kabupaten Pekalongan, Minggu 18 Oktober 2020.

Bantuan sanitasi  ini diberikan kepada 350 desa di daerah Jawa tengah, terutama bagi  masyarakat desa di kawasan yang masih menggunakan sanitasi dan air bersih yang belum layak.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Tak Izinkan Demo Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta, Besok

Baca Juga: Unggahan Ini Bukti Kepedulian David Beckham Terhadap Isu Perempuan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PDTT Halim Iskandar memberikan apresiasi atas dilaksanakannya kerjasama membangun sanitasi ini.

"Ke depannya saya berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut dan berkesinambungan, agar desa di Indonesia dapat tercapai tujuan pembangunan SDG'S (sustainable development goals) keenam, yakni menjadikan desa layak air bersih di Indonesia," kata Halim.***

Editor: Sugih Hartanto

Sumber: Kemnaker


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X