Sah! Omnibus Law RUU Cipta Kerja Menjadi Undang-undang

- 5 Oktober 2020, 18:58 WIB
Ratusan buruh berunjuk rasa di kawasan Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten, Senin 5 Oktober 2020. Dalam aksinya mereka menolak 'omnibus law' dan mengancam akan melakukan mogok kerja pada 6-8 Oktober 2020. /Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/wsj/

SEPUTARTANGSEL.COM - Disetujui 7 fraksi dan ditolak 2 fraksi, sidang paripurna DPR akhirnya mengesahka Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi UU.

Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Senin, 5 Oktober 2020 petang.

Sidang paripurna pengambilan keputusan itu sendiri semula rencananya akan digelar pada 8 Oktober dipercepat menjadi hari ini.

Baca Juga: Update Corona Indonesia 5 Oktober 2020: 307.020 Positif, 232.593 Sembuh, 11.253 Meninggal

"Apakah RUU Cipta Kerja dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Azis.

"Setuju," jawab mayoritas anggota yang hadir.

Aziz kemudian mengetuk palu tanda pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja itu menjadi Undang-undang.

Baca Juga: Innalillahi, Ratusan Mahasiswa PTIQ Dinyatakan Positif Covid-19

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas di awal sidang paripurna memaparkan, RUU Cipta Kerja telah dibahas melalui 64 kali rapat sejak 20 April hingga 3 Oktober 2020.

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X