Data KPK 2004-2019: Korupsi Terbanyak di Pemerintah Pusat, Polisi Paling Sedikit

- 30 Juni 2020, 23:06 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan tanggapannya saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis 25 Juni 2020. Rapat yang diikuti oleh Ketua KPK, PPATK dan BNN tersebut membahas mengenai Rancangan Kerja Anggaran (RKA) K/L dan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) K/L untuk tahun anggaran 2021. ANTARA FOTO

SEPUTARTANGSEL.COM - Korupsi adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang merusak sendi perekonomian suatu negara.

Kejahatan korupsi yang terjadi secara masif dapat menghambat pertumbuhan ekonomi negara tersebut, bahkan tak jarang mengakibatkan masyarakat jatuh ke jurang kemiskinan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan data 10 wilayah atau daerah yang paling banyak terjadi korupsi serta profesi pelaku korupsi terbanyak sejak tahun 2014-2019.

Baca Juga: Jaksa Penuntut Umum KPK Menuntut Tubagus Chaeri Wardana 6 Tahun Penjara dan Denda Rp5 Miliar

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan, dalam rentang waktu tersebut, kasus tindak pidana korupsi terbanyak di Indonesia justru terjadi di level pemerintah pusat.

Sementara dari sisi profesi pelaku, polisi adalah profesi yang paling sedikit dijerat KPK.

Dalam rentan waktu dari tahun 2004 sampai dengan 2019, Firli mengungkapkan ada 10 daerah yang memiliki kasus korupsi paling banyak.

“Ada 359 kasus korupsi di tingkat pemerintah pusat dalam rentang waktu 2004-2019," jelas Firli sebagaimana dikutip Seputartangsel.com dari PMJ News, Minggu 28 Juni 2020.

Baca Juga: Jumlah Spesimen Diperiksa Naik, Tambahan Kasus Baru Covid-19 Juga Meningkat

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto

Sumber: PMJ News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X