Penembakan Mati Terhadap 4 Laskar FPI Disebut Disengaja, Refly Harun: Sebenarnya Kita Harapkan Ada...

- 13 Januari 2022, 11:19 WIB
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menanggapi kasus unlawfull kiling terhadap empat Laskar FPI.
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menanggapi kasus unlawfull kiling terhadap empat Laskar FPI. /ANTARA//Indrianto Eko Suwarso/

Menurut Refly Harun, sebenarnya dirinya dan sejumlah pihak mengharapkan ada proses lain dalam kasus tersebut.

Misalnya seperti Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) yang menginginkan proses pengadilan di Peradilan HAM karena menganggap penembakan mati terhadap empat Laskar FPI merupakan HAM berat.

Hal itu diungkapkan oleh Pakar Hukum Tata Negara itu melalui kanal YouTube Refly Harun pada Selasa, 11 Januari 2022.

"Sebenarnya yang kita harapkan ada proses lain. Ya kalau ditanyakan TP3, mereka menginginkan ada, misalnya pengadilan oleh proses di peradilan HAM karena dianggap ini HAM berat," kata Refly Harun.

Baca Juga: Habib Bahar Penuhi Panggilan Polda Jabar, Refly Harun: Lebih Hebat dari Koruptor yang Biasanya Mangkir

Dia mengungkapkan dalam kasus persidangan tersebut tidak disinggung perihal proses kematian dua Laskar FPI lainnya, selain empat orang yang ditembak mati di mobil Xenia silver di KM 50.

Menurutnya, pengawalan terhadap kasus KM 50 itu mulai menggelinding kembali ketika Habib Bahar dianggap menyebarkan berita bohong. Namun, hal itu disebut telah dibantah oleh TP3.

Refly Harun berharap pihak-pihak yang terlibat dalam proses peradilan kasus unlawfull kiling itu mengatakan hal yang sebenarnya.

Dia juga berharap agar keadilan dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya dan sebenar-benarnya.

"Mudah-mudahan keadilan bisa ditegakkan dan kepada siapapun diberikan keadilan yang seadil-adilnya dan sebenar-benarnya," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Asep Saripudin


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x