Media Asing Turut Beritakan Vaksinasi Covid-19 Perdana di Indonesia

- 13 Januari 2021, 21:43 WIB
Presiden Jokowi menjadi penerima suntikan pertama vaksin Covid-19 di Indonesia, Rabu 13 Januari 2021 di beranda Istana Merdeka, Jakarta. Sebelum disuntik terlebih dulu melalui 4 tahapan /Sekretariat Kabinet RI/ (Foto: Humas/Jay)

SEPUTARTANGSEL.COM - Vaksinasi Covid-19 perdana di Indonesia menunjuk presiden Jokowi sebagai orang pertama yang menerima vaksin asal Cina Sinovac.

Tanggapan masyarakat Indonesia pun samgat antusias menyambut vaksinasi Covid-19 yang telah ditunggu berbuka-bulan ini. Tak hanya media nasional, sejumlah media asing ramai memberitakan momen Jokowi disuntik vaksin yang disiarkan secara live di seluruh penjuru nusantara.

Salah satu media asing yang memberitakan momen ini adalah Anadolu Agency asal Turki. Dalam artikel Anadolu berjudul 'Indonesian president receives 1st dose of COVID vaccine', tulis media Turki berusia 100 tahun itu yang mewartakan bahwa Jokowi menjadi orang pertama yang divaksinasi di Indonesia.

Baca Juga: Tim DVI Identifikasi Lagi Dua Korban Sriwijaya Air SJ 182

Baca Juga: Hari ini Dimulai Vaksinasi Covid-19 Disambut Melonjaknya Kasus Hingga 11.278

Selanjutnya, pemberitaan serupa juga ditayangkan oleh media asal Australia, ABC. Dalam beritanya media tersebut menulis berjudul 'Indonesia is preparing to vaccinate up to 180 million people against COVID-19 in 15 months', tulis ABC Australia yang menjelaskan bahwa vaksinasi ini merupakan rencana ambisius Indonesia.

Media asing lainnya yang turut memberitakan vaksinasi Jokowi adalah Straits Times. Dalam artikel berjudul 'Indonesian president Jokowi receives Covid-19 jab, starting national vaccination drive', media Singapura itu menulis bahwa Jokowi divaksin untuk memberikan sinyal kepercayaan kepada warganya soal keamanan vaksin Corona buatan perusahaan Cina itu.

"Joko, lebih dikenal sebagai Jokowi, adalah orang pertama yang diinokulasi untuk memberi sinyal kepercayaan kepada orang-orang Indonesia bahwa vaksin itu bukan hanya aman dan efektif, tetapi juga halal, atau diizinkan bagi umat Islam," tulis Straits Times.

Sebagaimana diketahui, proses vaksinasi sendiri dilakukan di Istana Negara, pada Rabu 13 Januari 2021.***

Halaman:

Editor: Fandi Permana


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X