Pemerintah Inggris Berlakukan Lockdown Selama Tiga Pekan

- 24 Maret 2020, 21:17 WIB
Ilustrasi - Virus Corona di Inggris. - Foto: ANTARA/Shutterstock/am.

SEPUTARTANGSEL.COM - Pemerintah Inggris akhirnya memberlakukan lockdown (karantina wilayah secara penuh) di negaranya selama tiga pekan.

Kebijakan lockdown ini diambil guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, pada Senin 23 Maret 2020 waktu setempat.

Baca Juga: Bupati Cellica Nurrachadiana, Ajudan dan Kepala BKPSDM Karawang, Positif Corona

Berdasarkan ketentuan itu, masyarakat diharuskan tetap tinggal di rumah.

Johnson dalam pidato yang disiarkan televisi di Inggris mengatakan, semua toko tutup, kecuali toko yang menjual barang kebutuhan pokok.

Orang-orang tidak boleh lagi bertemu dengan keluarga atau teman yang tidak tinggal di tempat yang sama.

Baca Juga: Update 24 Maret Sore, Penambahan Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 100 Orang dalam Sehari

"Mulai malam ini, saya harus memberikan perintah sederhana kepada rakyat Inggris, Anda harus tinggal di rumah," tegas Johnson.

Masyarakat hanya diizinkan keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan pokok, berolahraga, memerlukan layanan medis, memberikan perawatan atau keadaan mendesak.

Halaman:

Editor: Sugih Hartanto

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X